Mudahnya buat IMB (dibaca sambil mimik kopi aja karena dhowo banget)

Keanehan yang sudah umum lama-lama menjadi tidak aneh.
Pernahkah anda membuat IMB? Sendiri atau pake jasa bantuan orang lain?

IMG01535-20131104-1722Kejadian ini saya alami sendiri saat membangun rumah sendiri (daerah saya samarkan saja lah). Sebagai warga negara yang baik dan taat hukum, saya berusaha mematuhi peraturan agar nantinya tidak terjadi sesuatu yang kurang mengenakkan dikemudian hari.
Berawal dari keinginan saya untuk membangun rumah dengan luas tanah 90m2 luas bangunan 75m2, dan berdasarkan peraturan untuk membangun rumah diharuskan membuat IMB terlebih dahulu. Jelas kan?
Nah perjalanan membuat IMB saya coba browsing-browsing ke:
http://property.okezone.com/read/2013/08/19/471/851641/syarat-mengurus-imb-untuk-rumah-tinggal
http://properti.bisnis.com/read/20130711/48/150101/bagaimana-mengurus-imb-bacalah-syarat-ini
http://www.havoi.com/artikel-154-cara-mengurus-ijin-mendirikan-bangunan-imb.html
http://blog.rumah123.com/tips/cara-mengurus-imb.html
dan masih banyak lagi. Berikut persyaratannya:
1. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (1 lembar)
2. Fotokopi surat-surat tanah (1 set), dapat berupa salah satu dari surat sebagai berikut:
a. Sertifikat tanah
b. Surat keputusan pemberian Hak Penggunaan Atas Tanah oleh pejabat yang berwenang dari instansi pemerintah yang menguasai tanah tersebut
c. Surat kavling dari Pemerintah Daerah c.q. Walikotamadya atau instansi lain yang ditunjuk Gubernur
d. Fatwa tanah atau rekomendasi dari Kanwil BPN Provinsi DKI Jakarta atau Kantor Pertanahan setempat
e. Surat keputusan Walikotamadya untuk penampungan sementara
f. Rekomendasi dari Kantor Pertanahan dengan peta bukti pembebasan tanah
g. Surat pernyataan dari instansi Pemerintah atau Pemimpin Proyek Tim Pembebasan Tanah, khusus untuk Bangunan Pemerintah
h. Hasil sidang Panitia A yang dikeluarkan Kantor Pertanahan disertai Surat Pernyataan Pemilik bahwa tanah dikuasai dan tidak sengketa yang diketahui oleh Lurah setempat
i. Surat girik, disertai surat pernyataan Pemilik bahwa tanah dikuasai dan tidak sengketa yang diketahui oleh lurah setempat
j. Surat Kohir Verponding Indonesia, disertai pernyataan bahwa Pemilik sudah menempati, menguasai tanah Verponding tersebut selama 10 tahun atau lebih, baik sebagian atau seluruhnya dan tidak sengketa yang diketahui oleh lurah setempat.
3. Untuk surat tanah, juga harus dilampirkan surat pernyataan bahwa tanah yang dikuasai dan atau dimiliki tidak dalam sengketa pemohon
4. Surat Izin Penunjukan Penggunaan Tanah (SIPPT) dari Gubernur, bagi yang diisyaratkan;
5. Keterangan dan Peta Rencana Kota dari Dinas/ Suku Dinas Tata Kota sebanyak minimal 7 (tujuh) lembar
6. Peta Kutipan Rencana Kota dari Dinas/ Suku Dinas untuk Bangunan rumah tinggal pada lokasi yang telah dikeluarkan IMB sebagai pengganti Keterangan dan Peta Rencana Kota (minimal 7 set)
7. Gambar rancangan Arsitektur Bangunan (minimal 7 set)
8. Fotokopi surat izin bekerja sebagai penanggung jawab rancangan arsitektur, kecuali untuk bangunan Wisma Kecil dan Wisma Sedang di daerah bukan Real Estat dan bukan daerah pemugaran (1 lembar)
9. Gambar rancangan arsitektur bangunan harus dilengkapi hasil penilaian/ penelitian dari Tim Penasehat Arsitektur Kota (TPAK), untuk bangunan rumah tinggal di daerah pemugaran golongan A dan B
10. Perhitungan dan gambar struktur bangunan untuk bangunan rumah tinggal dengan bentangan struktur yang dominan lebih besar dari 6 meter serta fotokopi surat izin bekerja Perencana Struktur (1 lembar)
11. Data hasil penyelidikan tanah bagi yang disyaratkan (3 set).
(Wheladalah part 1 😆 ). Langsung mumet ndhase inyong..

Ya udah saya coba pergi aja ke Kantor Kecamatan untuk mengais info.
Kalo dari kecamatan sih lebih simple, intinya perlu disiapkan adalah:
1. FC KTP
2. FC Sertifikat
3. Formulir pengajuan rekomendasi RT/RW/Kelurahan/Kecamatan
4. Surat Ijin Tetangga (bermaterai 6000)
5. Surat Pengantar RT/RW
6. Gambar denah tampak atas/samping/depan.
7. FC Pelunasan PBB 2013
Eng ing eng, ah gampang banget ini mah pikir saya. Karena gak pake jasa arsitek, saya bikin sendiri dah tuh gambar. Hehe..

Malemnya langsung ke Pak RT. Setelah basa basi blablabla saya langsung mengutarakan keperluan saya.
Jedang! Ternyata Pak RT minta tarif 400 ribu. Katanya memang khusus untuk urus IMB ya ada tarifnya. Jan*cuk! Perinciannya RT 100rb, RW 150rb, 3 orang ijin tetangga @ 50rb. Wakakak.. ditawar-tawar cuma turun 50rb. Pulang ke rumah curhat ama bini malah diomelin pula. Akhirnya besoknya nego lagi akhirnya cuma keluar 200rb. Hihihi.. (Wheladalah part 2 😆 )
Akhirnya lanjut ke kelurahan. To the point dah. Kelurahan minta 250rb. Kecamatan minta 250rb juga. Jan*cuk dalam hati ini baru sampe sini aja udah keluar dana siluman gak keruan, gimana sampe kantor walikotanya yah?
Iseng coba tanya-tanya biro jasa. Dia matok 6 juta rupiah. Iseng tanya oknum, dia matok 5 juta rupiah. (Wheladalah part 3 😆 ). Konyolnya lagi waktu saya tanya alasannya mengapa mahal, karena ini pengajuan baru. Kalau mau murah mending nunggu 5 tahun terus ngajuin pemutihan. Sehari juga jadi katanya. (Wheladalah part 4 😆 ) Sambil mengurut dada SPG saya sendiri, saya beringsut pulang.

Sampai sekarang masih belum jelas ini jadinya mau lanjutin bikin IMB atau nggak.

Ada saran?

  1. aku kok rung gawe ya

  2. ribet amat yakk…..?
    hadeughh
    indonesia indnesia
    *ngelus dada SPG:mrgreen:

  3. bajindul woco serius ta kiro dadi malah mung elus elusan tok..
    IMS wis rung?

    • apa itu IMS? ngertiku IPR. Ijin Pemanfaatan Ruang. Sebelum jadi IMB jadi IPR dulu.

      • IMS : Ijin Membuat Supiteng hahahaha *atduuu peyutku atittt

      • rada susah emang kalo ngajak omong pasien grogol
        *ngelus dada mbak warteg depan #eh

  4. Njaluk kopi blo…

  5. Parung Serab itu mana sih kak?
    *mbukakwadi:mrgreen:

  6. Biro jasanya serem, 6 juta itu mah buat bikin pager juga udah selese. Hahahha

  7. kapokmu kapan…lhoh…xixixi…

    berhubung pak rt dah tahu,wani po mbatalne gawe IMB?

    • F1Z
    • Februari 17th, 2014

    mending dilanjutin aja mas bro, soale pas bangun nanti pasti ada yang datang nanya ini itu kalo IMB nggak ada bisa nombok berkali-kali tuh. kalau saya nyari orang di pertanahan trus minta urusin, tinggal ngasih gambar/denah rumah sama izin kanan kiri udah beres. paling ngasih ongkos dia yang urusin dari pada di urus sendiri juga kena sana-sini belum waktu terbuang he..he.. bukan melegalkan uang pelicin sih tapi buktinya ngurus sendiri tambah ruwet. waktu itu rumah 200m tanah 160 m cuma ke 3 jt an di Bogor.

  8. mumet ndase ngikuti peraturan. . . . .
    ketoke jek praktis ambil KPR terima beres

    keep brotherhood,

    salam,

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: