Harga rumah jabodetabek ngerik..

Njirr.. Harga rumah di jabodetabek edan sangat dikutip dari kompas.com.

144460_pameran-rumah-terbalik-di-trassenheide-germany_663_382Menurut data yang diterima Kompas.com dalam pameran REI Ekspo 2013 itu, harga-harga yang ditawarkan di Metro Cilegon cukup bervariasi, mengikuti ukuran rumah, tanah, dan lokasinya dalam kompleks. Metro Cilegon menawarkan rumah dari ukuran 36/72 hingga 36/166 untuk tipe Cemara dengan harga Rp 359.439.840 hingga Rp 618.680.320. Kemudian, untuk tipe Anggrek, Metro Cilegon menyediakan tiga pilihan, yaitu 55/159, 55/160, dan 55/220 dengan harga mulai Rp 660.961.000 hingga Rp 825.606.000.

Metro Cilegon juga menawarkan rumah tipe Mawar dengan ukuran mulai 45/149 hingga 45/385 dengan harga mulai Rp 610.767.000 sampai Rp 1.134.909. Ada pula tipe New Ravena dan New Vivaldi. New Ravena tersedia mulai ukuran 38/84 hingga 38/141 seharga Rp 419.323.000 sampai Rp 545.916.000. New Vivaldi tersedia dalam ukuran 45/252 dengan harga Rp 847.519.000.

Bergeser ke daerah yang “lebih muda”, yaitu kawasan Tangerang Selatan, kisaran harga relatif lebih tinggi dari kawasan Cilegon. Perumahan Bukit Dago Terrace yang dibangun oleh PT Dituka Rahardja di Jalan Raya Arteri BSD-Parung berkisar antara Rp 400.170.000 (untuk tipe 75/78) dan Rp 729.155.000 (untuk tipe 90/197).

Harga lebih tinggi bahkan sudah dipatok oleh BSD City, khususnya di area The Eminent. Harga jual rumah tapak di lokasi ini sudah dimulai pada angka lebih dari Rp 1 miliar. Tepatnya, rumah standar berukuran 92/119 punya harga jual tunai keras mencapai Rp 1.735.547.000.

Harga tertinggi yang ditawarkan untuk kategori serupa di lokasi itu adalah Rp 2.396.928.000 untuk ukuran 125/162. Sementara itu, untuk Cluster Sheffield, harga rumah tertinggi sudah mencapai Rp 6.051.414.000 bagi ukuran 275/300. Di kluster tersebut, harga rumah antara Rp 2,9 miliar dan Rp 6 miliar.

Di kawasan residensial dan bisnis Suvarna Sutera buatan PT Delta Mega Persada, anggota Alam Sutera Group, tidak jauh dari Gading Serpong dan Bumi Serpong Damai, harga hunian dibanderol mulai Rp 500 jutaan. Sebagai perbandingan, rumah bertipe 46/102 di perumahan ini seharga Rp 564.750.000.

Rata-rata rumah dengan ukuran lebih besar di perumahan itu mencapai miliaran rupiah. Harga tertinggi mencapai Rp 2.002.500.000 untuk rumah ukuran 170/250 tipe Geranium.

Masih berkisar di harga yang tidak jauh berbeda, harga rumah Ayanna Residence buatan Jaya Group di Tangerang juga dimulai dari ratusan juta hingga miliaran rupiah. Mereka menawarkan rumah dengan harga Rp 871.200.000 untuk ukuran 69/72 tipe Eldar di Cluster Neo Eldora. Sementara itu, harga tertinggi di perumahan ini mencapai Rp 2.079.000.000 untuk rumah berukuran 135/150 tipe Magnolia di Cluster Mulia Grove.

Di sisi selatan Jakarta, harga rumah-rumah tapak sudah dimulai dari ratusan juta rupiah. Di Grand Depok City, misalnya, harga rumah ditawarkan mulai dari Rp 584.000.000 untuk rumah berukuran 36/86 di Cluster Puri Insani. Di perumahan tersebut, harga tertinggi mencapai Rp 1.327.000.000 untuk rumah berukuran 36/219 di Cluster Anggrek 2.

Pesona Sawangan Residence dalam REI Ekspo 2013 menawarkan rumah-rumah tapak dengan harga antara Rp 443.000.000 untuk tipe 39/72 dan Rp 861.250.000 untuk tipe 65/145. Kedua tipe rumah ini berada di Cluster Citronella B1.

Bogor lebih murah

Lebih jauh ke selatan Jakarta, Harvest City yang berlokasi di depan Mekarsari menawarkan rumah tapak bertipe 29/78 dengan harga Rp 223.492.500, 29/90 dengan harga Rp 243.127.500, dan tipe 36/90 dengan harga Rp 264.495.000. Selain itu, masih ada berbagai tipe lain mulai dari ukuran 45/90 hingga 87/120 mulai harga Rp 300 jutaan sampai Rp 600 jutaan.

Perumahan Tatya Asri di Sentul, Bogor, juga menawarkan harga tidak jauh berbeda dengan harga-harga yang ditawarkan Harvest City. Perumahan ini menawarkan rumah berukuran 36/78 seharga Rp 249.341.400 hingga 112/102 seharga Rp 822.487.050.

Sementara itu, harga rumah tapak di kawasan Cileungsi, Bogor, masih relatif lebih rendah. Perumahan Metland Cileungsi dalam REI Ekspo 2013 menawarkan Sektor VII, Sektor VI, Cluster Gardenia, Cluster Chrysant, dan Cluster Magnolia dengan harga mulai Rp 198.134.000 (untuk tipe 36/72 Celusia di Sektor VI), hingga Rp 574.960.000 (untuk tipe 69/105 Fortune di Cluster Gardenia).

Bagi Anda yang mencari hunian eksklusif, Citragran Cibubur juga masih menyediakan beberapa rumah yang harganya mulai dari Rp 1,1 miliar hingga Rp 3,6 miliar. Tiap-tiap rumah memiliki ukuran cukup besar. Rata-rata dari tiap rumah memiliki tanah berukuran di atas 100 meter persegi, meski bangunannya dimulai dari ukuran 48 meter persegi.

Daerah Bekasi juga masih tersedia. Emerald Spring Bekasi yang dibangun oleh Gapurapriba Group, misalnya, masih menyediakan rumah. Namun, harganya cukup tinggi. Perumahan ini membanderol rumah tipe 52/91 dengan harga Rp 887.550.000 hingga rumah tipe 125/224 dengan harga Rp 2.288.950.000.

Apakah ini sudah bisa dikatakan kategori bubble?

Karena laju pertumbuhan rumah tidak bisa mengikuti laju pertambahan penduduk dan urbanisasi ke jakarta, otomatis terjadi hukum pasar supply vs demand. Akhirnya pengembang pun bisa seenaknya kasih harga, karena kasih harga berapapun masyarakat tetap melahap. (baca : Dalam 2 Jam, 98 Unit Rumah Rp 900 Juta di Serpong Ludes). Marketing mereka pun lihai, dipolesnya bahwa memiliki properti itu adalah investasi. Orang-orang kaya pun berlomba-lomba memborong properti dan tinggallah kaum menengah hanya bisa kost atau kontrak. Memang seharusnya ada proteksi dari pemerintah untuk mengurangi kepemilikan properti lebih dari satu, mungkin bisa dari pajak yang lebih tinggi or something. Karena apabila dibiarkan harga rumah akan makin parah dan tidak wajar. Tapi mungkin pemerintah melihatnya dari tingkat pertumbuhan ekonomi. Ah entahlah, dulu ekonomi makro saya cuma dapet C. Yang jelas, segeralah memampukan diri untuk membeli rumah, gak usah langsung yang bagus atau besar lah yang penting punya dulu. Jangan motornya ninja tapi ngekost. Kebalik brooo karena mobil/motor itu susut, sedangkan properti itu nilainya makin naik. So berhutang untuk beli properti itu boleh, tapi berhutang buat beli kendaraan kalo bisa ya jangan. Lebih ganteng make motor bekas yang olinya mbonjrot tapi udah punya rumah bro ketimbang motor ninja tapi ngontrak. Percayalah.

:mrgreen:

 

    • lekdjie
    • Oktober 10th, 2013

    ra bali mulih kampung om boz?

      • Bjl
      • November 12th, 2013

      insya Allah kalo udah lunas semua utang xixixi

  1. setuju mbokdhe….
    nggilani ndelokke, ning babelan wae seng lokasine mboh ning ngendi wae wes edan

      • Bjl
      • November 12th, 2013

      lha aku tau nggolek nang gading 2 mbiyen 80 juta saiki wes 2 kali lipat

  2. ndang baliyo mblo
    ndang baliyo

    mulih ndesa wae

      • Bjl
      • November 12th, 2013

      rindu kampung halaman tapi malu pulang

      *bak truk*

    • abib
    • Oktober 12th, 2013

    tuku omah ndok jakarta dadek’now apartement murahan wah cepet sugeh kuwi kang

      • Bjl
      • November 12th, 2013

      gak usah di jakarta, di depok aja udah mahal. 500 ewu sak pintu.

    • Triyanto
    • Oktober 12th, 2013

    bertahan di gang sempit sampai taun ngarep.
    Mblo ambil second aja di Bekasi atau kapling di deket Pulau Gadung cuma 500 jt dibikin model cluster

    • Teguh
    • Oktober 12th, 2013

    Mas member BTN yang bukan Jomblo lagi, Perumahan yang mau saya ambil di daerah sawangan kenaikannya bisa sampai 10 jutaan tiap 2 bulan.

      • Bjl
      • November 12th, 2013

      wealaah edyan.. ndang ambilen lek, kudu memampukan diri maksimal..

      iki teguh nickname biasane sopo? kok ngerti btn?

  3. mosokkkk ??

  4. pengen beli cuma yg terjangkau jauh banget dari tempat kerja

    http://extraordinaryperson.wordpress.com/

      • Bjl
      • November 12th, 2013

      yang penting dekat sama transportasi massal macam TJ atau KRL.
      citayam kesana masih terjangkau tuh.

      • waduh…kalau TJ atau KRL uda nyaman sih oke… tapi dengan kondisi sekarang sih blom kepikiran beli yg jauh jauh…masih nebeng di tengah kota aja ama ortu… xixixixi

        • Bjl
        • November 13th, 2013

        naah. gimana kalo buat persiapan aja. ya gak usah ditinggalin.
        selama gak ditinggalin bisa dikontrakin, nanti kalo butuh ya bisa dijual untuk menambah dana rumah dengan posisi yang diinginkan.
        jarang-jarang lho ada menantu betah serumah sama mertua. ini pasti mantu idaman nih hihi..

  5. Sing lebih penting nyiapno omah ndek akherat… ojo sampe ndek ndonya urip soro,kere terus matek keno adzab kubur, bar ditimbang malah dicemplungno ndek Neroko…
    wadohhh…
    naudzubillahimindzalik…

      • Bjl
      • November 12th, 2013

      lha yo kudu seimbang lah. kene kan yo nduwe tanggung jawab nang keluarga, ora mek awake dewe.
      tumben omonganmu bener, mari ngombe autan piro?

  6. upah UMR coreet.. -_-

      • Bjl
      • November 12th, 2013

      tetep bisa kang. ada rumah subsidi bagi yang belum pernah punya rumah. nanti pelan-pelan kan bisa lunas, terus dijual ganti ke rumah yang lebih nyaman gitu.
      daerah tambun – cibitung masih banyak

      • iya Mas., sekarang ada yang 90 juta-an. Uang muka bisa 10 juta, cicilan 700rb-an. *wis koyo sales😀

        • Bjl
        • November 13th, 2013

        lha.. kan. 2 tahun lalu cicilan masih 400 ribuan tuh. UM cuma 7 juta.
        lima tahun yang akan datang duit 400 ribu makin berasa kecil lagi tuh.

  7. tuku properti nang luar jawa Blo hehehe…

  8. untuk rumah memang harus sedikit nekat mbah. . .

    untung ane dah punya gubug utangan btn dari tahun 2008 , kalau sekarang baru beli yo judule ngimpi mbah. . . . ra kuat . . .

    keep brotherhood,

    salam,

      • Bjl
      • November 12th, 2013

      mantap kang. coba tanya sebelah yang jual rumah situ saiki piro regane hihi

  9. “Lebih ganteng make motor bekas yang olinya mbonjrot tapi udah punya rumah bro ketimbang motor ninja tapi ngontrak. Percayalah.”

    aseli nampol:mrgreen:

      • Bjl
      • November 12th, 2013

      pacar diajak nonton bioskop, belanja atau ke dufan itu sudah terlalu mainstream.
      coba sampeyan ajak pacar sampeyan ke gubug sampeyan walau pake motor knalpote diiket kawat.

      “ini lho dek calon rumah kita.”

      dijamin terkewer-kewer xixixi…

  10. salam kenal MAS😛

      • Bjl
      • November 12th, 2013

      salam kenal dengkulmu karaten

      • 😀😛

        • Bjl
        • November 13th, 2013

        domba garut kabarnya gimana? sehat apa udah dipotong?

        *mlayu banter*

      • masih setia menemani perjalananku Pak😀

        • Bjl
        • November 18th, 2013

        mantab sumantab

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: