eTiket bikin galau

KRL sejak 1 Juni yang lalu memberlakukan eticketing, alias tiket model kartu elektronik. Pro kontra yang menyertai telah dianggap biasa bagi pengguna KRL yang tidak bisa berbuat apa-apa. Lha mau ngapa? Wong adanya cuma itu kok.

Antrian eTicket Bekasi

Antrian eTicket Bekasi

Hari kamis yang lalu mencoba krl dengan e-ticketing, mumpung libur mau ajak anak jalan-jalan naik kereta listrik. Sesampainya di depok lama, dari sekitar 6 loket yang buka hanya 2. Padahal keenam loket tersebut ada orangnya semua. Selagi mengantri, tiba-tiba loket di sebelahnya buka, langsung saya pindah ke loket tersebut. Ada 2 orang di depan saya. Ketika sampai giliran saya, loket kembali ditutup. Wadefak? Katanya eticketingnya rusak, gak bisa ngeluarin kartu. Akhirnya balik antri lagi ke loket yang tadi. Hadeeeuh…

Hari ini saya memutuskan tidak pakai KRL dulu. Kemudian melihat postingan tweet roker Bekasi mengenai antrian tiket yang lumayan panjang, sekitar 200 meter dan mengular sampai luar gerbang parkiran stasiun. Duh gimana nih, besok istri saya mulai masuk kerja setelah 3 bulan cuti lahiran. Pasti bakal kasihan banget kalau harus antri kayak begitu. Padahal masih pakai satu harga lho, belum pakai sistem progresif alias membeli tiket seharga stasiun yang akan dituju. Pasti bakal lebih lama lagi, karena petugas loket harus mengkalkulasi tiap penumpang yang tujuannya berbeda-beda dan tentunya harganya berbeda-beda yang ujungnya harus menyiapkan kembalian yang berbeda-beda pula.

Sampai luar parkiran

Sampai luar parkiran

Kalau menurut saya, mending pakai model kartu prabayar seperti etoll card. Saldo kartu akan terpotong sesuai stasiun keluar, agaknya akan banyak mengurangi antrian ketimbang kartu model single trip ini.

Minggu sore tidak sengaja jumpa dengan teknisi krl di tempat cucian mobil/motor dekat rumah, katanya kerja overhaul kereta di manggarai.

Saya : Mengapa kereta AC-nya gak dingin?
Teknisi : Pertama, pendingin AC itu ada kapasitasnya. Penumpang kita terlalu banyak dan melebihi kapasitas pendinginan AC, selain itu kadang penumpang mengganjal pintu atau membuka jendela, AC jadi tidak bisa bekerja dengan baik. AC yang seharusnya berusia tiga tahun menjadi hanya setahun karena kerja AC yang terlalu berat. Kedua, karena sparepartnya tidak sama dengan aslinya, kalau beli yang asli harganya bisa 10 kali lipat lebih dan indentnya pun lama karena harus import. Jadi diakalin dengan buatan lokal.

Sekian curhat pagi ini.

  1. Semakin membuat warga untuk (terpaksa) beli motor.
    Hail astra…!!

    • bagus
    • Juni 10th, 2013

    naik kereta cuma sekali oi, kapok!!!

  2. pindah omah ae….

  3. sepisan naek kereta. untung lawan arah😀

  4. semua akan lebih baik kalau kita berusaha

  5. wadeww .. panjangnya antrian di atas

  6. mantab nih. hebat brow

    canon ip2770 error 5200

  7. mantab nih. hebat brow

    canon ip2770 error 5b00

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: