Berkendara seperti alien (Info dari RSA)

Kemarin saya berkendara mengendarai motor kesayangan dari Tangerang – Lapangan Banteng. Sarung tangan dan sepatu lengkap. Pokoknya lumayan safety lah. Tidak lupa juga menyalakan lampu (DRL). Eehh ndilalaaah, kok sepi banget ya yang nyalain lampu. Jadi kayak alien, nyalain lampu siang-siang sendirian. Ada juga sih, tapi cuma satu dua orang.

Lewat jalan Daan Mogot pun seperti biasa, jalur busway bercampur dengan motor, kadang mobil pribadi juga kopaja. Lewat flyover Pesing pun sama saja, padahal sudah jelas terpasang rambu Gambar Roda Dua Coret, tapi masih banyak tuh yang lewat situ. Bagaimana ini?

Berikut adalah Siaran Pers RSA oleh Ketua RSA Rio Octaviano, info via email dari Bro Edo Rusyanto.

UU Lalin Berpotensi Gagal

Implementasi Undang Undang No 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) berpotensi gagal. Kegagalan akan berbuah ketidaknyamanan lalu lintas jalan yang bahkan berdampak luas. Mulai dari kerugian finansial akibat pemborosan energi bahan bakar minyak (BBM) hingga kecelakaan lalu lintas jalan.

“Faktor penyebab kegagalan di antaranya adalah ketidakkonsistenan petugas keamanan di jalan untuk menegakkan aturan,” tutur Rio Octaviano, ketua Road Safety Association (RSA), di Jakarta, Selasa (11/5).

Ia mencontohkan, tidak konsistennya penegak hukum atas peraturan kewajiban menyalakan lampu utama oleh para pengendara sepeda motor atau larangan untuk tidak boleh menggunakan bahu jalan untuk mendahului.

Faktor lain adalah masih rendahnya kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas di jalan. “Masih banyak mentalitas mencari jalan pintas sehingga lihat saja ada yang menerbas lampu merah atau sepeda motor melintas di trotoar, hanya demi mengejar waktu,” tegas Rio.

Rendahnya disiplin pengguna jalan hampir menyerang seluruh moda transportasi. Mulai dari pengendara sepeda motor, mobil pribadi, hingga pengemudi angkutan umum. “Sudah demikian rumit, karena itu butuh ketegasan aparat penegak hukum untuk membuat lalu lintas menjadi nyaman, aman, dan selamat,” harap dia.

Ketidaknyamanan lalu lintas jalan sudah meminta ratusan ribu korban jiwa. ”Hingga saat ini, setidaknya sudah lebih dari 218 ribu korban jiwa dan ratusan ribu lainnya korban luka ringan dan luka berat,” tambah Edo Rusyanto, ketua Divisi Litbang RSA.

Ia menuturkan, dampak kecelakaan terhadap para keluarga korban juga amat signifikan. Keluarga yang ditinggalkan bakal memikul beban ekonomi yang lebih berat, terlebih jika sang korban adalah tiang ekonomi keluarga. “Di sisi lain, biaya untuk pengobatan di rumah sakit tidaklah ringan,” kata Edo.

Aturan Pelaksana

Menurut Rio, ada aspek lain yang memungkinkan UU No 22/2009 berpotensi gagal di lapangan. “Perlu aturan pelaksana yang jelas dan sosialisasi yang massif agar masyarakat memahami aturan lalu lintas jalan,” tegas Rio.

Dia mencontohkan,  pentingnya aturan yang detail mengenai berapa decibel tingkat kebisingan yang dimaksud dalam UU No 22/2009. Lalu, kata dia, perlu dipertegas aturan mengenai konvoi kendaraan di jalan. ”Selain harus jelas, libatkan suara masyarakat pengguna jalan dalam penyusunan peraturan pelaksana UU tersebut,” harap Rio.

Tanpa melibatkan suara pengguna jalan, tegas dia, aturan yang dibuat pemerintah bakal tidak efektif. Potensi benturan bakal terbuka luas. Repotnya, kata Rio, benturan itu bisa antara pengguna jalan atau dengan aparat penegak hukum di jalan.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Menteri Perhubungan (Menhub) Freddy Numberi menyatakan, pemerintah akan merampungkan peraturan pemerintah (PP) untuk UU No 22/2009 sebelum Juni 2010. Aturan pelaksana itu menjadi strategis untuk menopang implementasi UU tersebut agar berjalan mulus untuk mewujudkan lalu lintas yang aman, nyaman, dan selamat. (*)

Dan saya pun menggaruk-garuk helm saya yang tiba-tiba gatal…:mrgreen:

  1. merdeka…..!

  2. wah aliene ngeblog terus. Nyelengi hit .meh hiatus

    • SkyrideR
    • Mei 12th, 2010

    Tinggal menghitung hari.. 17 hari… 😀

  3. kemaren sore di jalur busway ada motor yg kelindes bustransjakarta…ahirnya ridernya tewas….kasian juga keluarga yg di tinggalkanya….(dah bapak bapak)tapi si biker ini memang salah karna masuk jalur busway….

  4. ngomong ngomong kok dijakarta peraturanya malah lebih longgar ya dari pada di daerah…lha tempatku gak nyalain lampu kena tilang 250 je….apalagi pake helm cetok langsung di minta dan di injek sampe pecah sama pak polis…dan hampir tiap hari ada razia…

    • Sendal bolong
    • Mei 12th, 2010

    Alien kok bingung jadi alien…
    Pie tho….?
    Wkwkwkwk…..

  5. jalur kalideres-cengkareng pancen nggilani…do yak-yakan.
    jalur mh.thamrin (carepor de-best) – alam sutra langganan uyek2an..opomeneh nek pratama budalan..koyok pabrik susu…..

    • Awakku
    • Mei 12th, 2010

    absen ah….

    • Awakku
    • Mei 12th, 2010

    halahhhhhhh… Indonesia ini kan negara dengan suangat buanyaaakk peraturannya tapi seduikiittt yang diterapkan…….. saya rasa dah tahu sama tahu lah..
    (pesimis mode ON)

    biarpun gitu, ayas tetep cinta Indonesia

    • at0z
    • Mei 12th, 2010

    kalo menurutQ,, yang penting kita mulai aja dari diri kita sendiri, mulai dari hal yang kecil dan mulai saat ini (aa gym mode on)
    biarin apa kata orang, tunjukn bahwa kita biker yang baik, tidak arogan, santun serta taat aturan,,,,,
    keep safety on the road

  6. trims bro

    • elsabarto
    • Mei 12th, 2010

    iyo mas bro, sy biasa tertib disukabumi & bandung, eh kemaren jalan dr plaza serpong sampe citra cikupa, sepanjang jalan banyak anak kecil bawa motor gak pake helm, orang gede jg banyak yg gak pake helm, headlamp jg jarang nyang nyala, spion & lampu sign jg byk yg gak lengkap, banyak yg pake knalpot berisik & setelah aku perhatiin memang jarang ditemui polisi lalin di jalan2 tersebut

    • arie sesat
    • Mei 12th, 2010

    alien yang sakit hati….

  7. hore buk de….
    nulis lagi….

  8. abstain eh absen😀

  9. indonesia indonesia
    bener dah para pelawak n artis2 pada jadi anggota pemerintahan
    lha wong negara dagelan..
    Mendingan the panas dalam ah..

    • alrozzi
    • Mei 12th, 2010

    😳 di Jogja sudah pada patuh bro… apa memang tingkat pendidikan berpengaruh signifikan ya? atau karena memang sosialisasi sudah massif? secara kalo sosialisasi saya malah lum pernah denger❓

    • Larendesosobokutho
    • Mei 13th, 2010

    Dasare menusane wse neng ibu kota, podo rakus………… Opomeneh neng jl raya serang wayah esuk opo sore……… Koyo semut rebutan gulo…… Jan ra aturan qqq

  10. tuit…. tuit… tuuuit….endi…iki bro awakku….

  11. kukira dirimu dimakan alien masbro…xixixiix:mrgreen:

    • pemain baru
    • Mei 17th, 2010

    iya`memang ky alien..kurang kerjaan..,🙂

    • bejo
    • Mei 18th, 2010

    ngintip dilo

  12. wah wrung jomblo hidummaning

      • Awakku
      • Mei 20th, 2010

      langsung matek maneh……….
      😦

        • icaq`s
        • Mei 23rd, 2010

        apa perlu ngajuin KTA buat modalin warung nih mbok de….? hehehe piss bro….

      • ra nggenah tean

    • Awakku
    • Mei 27th, 2010

    Permisi mbok de JA… numpang pipis sekedap…
    pipis enak…….:mrgreen:

    • Mbul
    • Mei 27th, 2010

    Count Down
    H-2

  13. Ternyata balapan Motoblog lebih seru dari pada motogp, gak percaya klik aja :
    http://elsjeknararya.wordpress.com/2010/05/29/sueerrr-balapan-motoblog-lebih-seru-ketimbag-motogp/

    • joe trizilo
    • Mei 31st, 2010
    • Awakku
    • Juni 2nd, 2010

    Yo’opo hasil’e mbok de??
    Sukses belah duren’e ???:mrgreen:

  14. JA, selamat menempuh hidup baru ya…🙂

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: